MAGELANG - Hadapi tantangan global dan situasi geopolitik, diperlukan pemantapan visi kebangsaan dan integritas kepemimpinan bagi seluruh ketua DPRD dari provinsi, kabupaten, hingga kota se-Indonesia. Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) bekerjasama dengan Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah menyelenggarakan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD).
Kegiatan yang berlangsung mulai Rabu (15/4/2026) ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan legislatif daerah. Lebih jauh, program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar Lemhannas menyelenggarakan pendidikan kepemimpinan nasional yang berbasis retret. Harapannya, melalui forum ini, peran DPRD akan semakin kokoh dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Pastikan kenyamanan masyarakat, satlantas Polres Magelang Kota mengerahkan sekitar 300 personelnya untuk mengamankan arus lalu lintas menuju Komplek Akmil. Skema buka tutup jalur diterapkan di sepanjang jalan menuju lokasi acara untuk mengantisipasi potensi kemacetan.
AKP Ida Lismawati, Kasatlantas Polres Magelang Kota, menjelaskan bahwa berbagai rekayasa lalu lintas telah disiapkan. "Yang menjadi fokus kami pada hari ini, (Rabu) adalah kedatangan peserta retreat yang akan berlangsung mulai pukul 10.00 wib hingga pukul 13.00 wib, sepanjang jalan depan komplek Akademi Militer akan diberlakukan rekayasa dengan melihat situasional, kalau crowded nanti akan dialihkan melalui simpang yang ada, " ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Satlantas Polresta Magelang dalam pengamanan ini. Sebanyak 300 petugas Satlantas akan berjaga di sepanjang jalur yang dilewati peserta KPPD untuk memastikan kelancaran lalu lintas.
Para ketua DPRD se-Indonesia dijadwalkan hadir di Komplek Akademi Militer untuk mengikuti kegiatan KPPD sejak pagi telah mulai berdatangan ke Stadion Sapta Marga, Komplek Akademi Militer, Kota Magelang. Setibanya di lokasi, para peserta langsung menjalani proses registrasi dan pengecekan kesehatan sebelum mengikuti rangkaian kegiatan yang sudah dijadwalkan.
Keputusan pemerintah untuk menggelar acara semacam ini sebagai antisipasi perkembangan situasi geopolitik global yang kian memanas memerlukan persatuan dan kesatuan bangsa mulai dari pimpinan pemerintahan, DPR, DRPD Provinsi dan Kabupaten/kota hingga masyarakat luas sebagai penguatan jiwa kebangsaan. (PERS)

Ibrahim