MAGELANG - Suasana khidmat menyelimuti Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Rabu (15/4/2026) saat Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) secara resmi membuka pintu bagi para peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD Seluruh Indonesia Tahun 2026. Ratusan pimpinan legislatif daerah dari seluruh penjuru nusantara berkumpul, siap mengasah diri demi kontribusi yang lebih besar bagi bangsa.
Sebanyak 396 Ketua DPRD Provinsi, Kota, dan Kabupaten, bersama jajaran pengurus Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia, disambut dengan hangat di gerbang utama Akmil. Kehadiran mereka menandai dimulainya sebuah perjalanan penting yang dirancang untuk memperkaya pemahaman dan memperkuat kapasitas para pemangku kepentingan di tingkat daerah.
Acara penyambutan ini dihadiri oleh para tokoh penting, termasuk Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si.; Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar; Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si.; serta jajaran pejabat struktural dari Lemhannas RI dan Akmil. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan kepemimpinan daerah.
Digelar mulai 15 hingga 19 April 2026, kegiatan ini memiliki tujuan mulia: memperkuat pondasi kepemimpinan, menumbuhkan jiwa negarawan sejati, mendalami wawasan kebangsaan, serta mengoptimalkan peran legislatif daerah. Semua ini demi mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan dan memastikan implementasi Asta Cita berjalan lancar serta terintegrasi.
“Para pimpinan DPRD adalah pimpinan daerah yang memiliki tugas penting, juga sebagai bagian dari sistem pemerintahan nasional yang harus memiliki karakter negarawan, holistik, berintegritas untuk mengawal dan menjalankan program nasional kita, yaitu megawal Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, ” kata Ace.
Selama lima hari ke depan, para peserta akan mendapatkan bekal berharga dari para Tenaga Ahli dan Tenaga Profesional Lemhannas RI, Gubernur Lemhannas RI, serta pimpinan dari berbagai Kementerian/Lembaga. Materi yang disajikan mencakup spektrum luas, mulai dari tantangan geopolitik global, penjabaran Asta Cita, visi misi dan program prioritas nasional, penguatan nilai-nilai kebangsaan, hingga pemahaman mendalam tentang ketahanan dan kewaspadaan nasional.
Rangkaian acara diawali dengan sesi foto bersama, diikuti dengan penjelasan singkat mengenai agenda dan proses pelaksanaan kegiatan yang akan berlangsung selama lima hari penuh. Semangat kolaborasi dan pembelajaran terpancar kuat, menandai optimisme untuk menghasilkan pemimpin daerah yang lebih tangguh dan berwawasan. (PERS)

Ibrahim