Satgas INDORDB XXXIX-G Berhasil Ajak 80 Anggota Milisi Kembali Ke Negaranya

    Satgas INDORDB XXXIX-G Berhasil Ajak 80 Anggota  Milisi Kembali Ke Negaranya

    Afrika Tengah - Satgas INDORDB XXXIX-G Monusco pimpinan Komandan Kompi Komanda Mayor Inf Zulfahmi Khaidir Depari, S.T., Han., menyaksikan langsung sebanyak 80 anggota milisi "Chini ya Tuna" kembali ke negaranya, dengan menyerahkan diri dan senjatanya kepada pemerintah setempat, bertempat di Permanent Operation Base (POB), Desa Balingina, Republik Kongo, Afrika Tengah. Selasa (24/02/2026). 

    Ini menandai langkah besar menuju perdamaian dan rekonsiliasi di wilayah tersebut, yang merupakan bagian dari proses Disarmament, Demobilization and Reintegration (DDR) dan telah berlangsung sejak November 2025 lalu.

     

    Dalam sambutannya, Irumu Administrator Kolonel Siro Simba menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas keputusan anggota milisi Chini ya Tuna untuk bergabung kembali dengan pemerintahan. Ia juga mengharapkan Monusco terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Balingina. Hasil penyerahan diri ini meliputi 5 pucuk AK-47, 1 pucuk Revolver, 200 butir munisi, dan 11 magazen.

     

    Sementara itu, ditempat yang sama Mayor Inf Zulfahmi Khaidir Depari, S.T., Han., mengatakan bahwa Satgas INDORDB XXXIX-G Monusco akan terus berperan serta dalam membantu program pelatihan bagi eks kombatan dan memantau situasi di wilayah tersebut. kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen Satgas dalam mendukung proses perdamaian di Republik Demokratik Kongo. Lebih lanjut dijelaskan juga proses DDR ini, diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan stabilitas di wilayah Balingina, serta memberikan kesempatan bagi mantan kombatan untuk reintegrasi ke dalam masyarakat. 

     

    Mayor Inf Zulfahmi Khaidir Depari, S.T., Han., juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan  bagian dari tugas pokok prajurit pada Satgas di Daerah Misi Monusco Kongo untuk memastikan keamanan daerah yang jaraknya jauh tetapi masih masuk pada Area of Responsibility (AoR) sekaligus bersosialisasi aktif dengan masyarakat setempat.

     

    Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya yaitu, Irumu Administrator Kolonel Siro Simba, Forces Armées de la République Démocratique du Congo (FARDC) Irumu Commander Kolonel Samy dan Police Nationale Congolaise (PNC) Irumu Leader Kolonel Phillips.

     

    afrika tengah
    Ahmad Rohanda

    Ahmad Rohanda

    Artikel Sebelumnya

    Panglima TNI Sambut Kedatangan Presiden...

    Artikel Berikutnya

    Podcast Lemhannas RI: Indonesia Hebat, Wajib...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jadi Ketum PB IPSI, Sugiono Upayakan Pencak Silat Masuk Kurikulum dan Kian Mendunia
    3 Bulan Diduga Makan Gaji Buta, Mantan Plt Kasek SMPN 3 Pallangga Tidak Pernah Masuk Mengajar
    Cerita Prabowo 34 Tahun Mengabdikan Diri Kembangkan Pencak Silat
    KAI Daop 7 Madiun: Angkutan Barang Melaju Pesat di Awal 2026
    Sugiono Pimpin IPSI: Targetkan Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional

    Ikuti Kami