BANDUNG – Menjelang tahapan krusial pesta demokrasi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menggelar pertemuan strategis bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat. Kunjungan kerja yang mengedepankan silaturahmi kelembagaan ini dilaksanakan pada 27 April 2026 di markas Kodam III Siliwangi. Kehangatan sambutan datang langsung dari Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, yang menerima rombongan Bawaslu Jabar.
Ketua Bawaslu Jabar, Zacky Muhammad Zam Zam, menekankan bahwa momen ini adalah pijakan penting dalam rangka konsolidasi demokrasi di Bumi Pasundan. Di luar masa-masa penentuan jadwal pemilu, fokus diskusi beralih pada penguatan lini pengawasan, terutama isu strategis terkait Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Ia percaya, kolaborasi erat dengan jajaran TNI akan menjadi kunci utama dalam menjaga integritas data pemilih dan kelancaran proses demokrasi.
“Pertemuan ini adalah langkah strategis untuk memetakan kolaborasi yang lebih solid bersama Bawaslu dalam rangka menghadapi tahapan pesta demokrasi, ” ujar Mayjen TNI Kosasih, menyambut baik inisiatif Bawaslu Jabar. Beliau menegaskan komitmen penuh Kodam III Siliwangi dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang kondusif, aman, dan tertib. Peran TNI, tegas Kosasih, akan tetap berada dalam koridor dukungan keamanan dan ketertiban sebagai tugas perbantuan.
Pertemuan ini secara tegas mengukuhkan tekad kedua institusi untuk senantiasa menjaga alur komunikasi yang intensif demi terwujudnya stabilitas dan kelancaran proses demokrasi di Jawa Barat. Kehadiran Pangdam III/SLW didampingi oleh para petinggi seperti Asintel, Asops, dan Kapendam Kodam III/SLW, sementara dari pihak Bawaslu Jabar hadir lengkap jajaran pimpinan divisi, mulai dari Pencegahan, Penyelesaian Sengketa, SDM, Humas & Datin, Hukum & Diklat, hingga Kepala Sekretariat, beserta tiga staf.
Di akhir pertemuan, Mayjen TNI Kosasih tak lupa mengajak Bawaslu Provinsi Jabar untuk terus merajut tali silaturahmi secara berkelanjutan. Ia bahkan mengundang Bawaslu untuk memanfaatkan fasilitas olahraga yang dimiliki Kodam III/SLW, sebagai simbol kemanunggalan TNI dan rakyat yang tak terpisahkan. (PERS)

Updates.