JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., secara resmi membuka Upacara Pembukaan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX Tahun 2026. Acara penting ini diselenggarakan di Aula Dwiwarna Purwa, Gedung Panca Gatra, Kampus Miniatur Lemhannas RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/1/2026). Turut hadir dalam kesempatan ini, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Ubaidillah, yang memberikan pandangan krusial mengenai peran penyiaran dalam konteks kebangsaan.
Dalam pandangannya, Ubaidillah menegaskan bahwa dunia penyiaran memegang peranan sangat strategis dalam menjaga denyut nadi ketahanan nasional. Dari aliran informasi yang disajikan lembaga penyiaran hingga penjagaan ruang siar di garis perbatasan negara, semuanya berkontribusi pada penguatan rasa cinta terhadap tanah air.
“Saya berharap para peserta didik Lemhanas juga mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya penyiaran dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional lewat kedaulatan informasi, ” ujar Ubaidillah.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penyiaran tidak hanya berhenti pada aspek keamanan dan informasi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai motor penggerak kesejahteraan. “Selain itu, tentu saja penyiaran harus dapat menjadi pengungkit kesejahteraan lewat tumbuhnya perekonomian, ” pungkasnya. (PERS)

Ibrahim