Ketua DPRD Se-Indonesia Siap Perkuat Patriotisme untuk Indonesia Emas 2045

    Ketua DPRD Se-Indonesia Siap Perkuat Patriotisme untuk Indonesia Emas 2045
    Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si

    MAGELANG - Suasana khidmat menyelimuti penutupan lima hari Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang mengumpulkan para Ketua DPRD se-Indonesia. Acara bergengsi yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI ini resmi ditutup oleh Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si, di Akademi Militer Magelang pada Minggu (19/4/2026). Penutupan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah penegasan komitmen bersama dalam semangat kebangsaan yang membara.

    KPPD kali ini secara gamblang menggarisbawahi bahwa kepemimpinan legislatif di setiap daerah dituntut untuk memiliki kepekaan tinggi terhadap derasnya arus perubahan zaman. Kemampuan untuk membaca, menganalisis, dan merespons setiap tantangan dengan sigap, melalui sinergi dan kolaborasi seluruh elemen pemerintahan daerah, menjadi kunci utama dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah demi kemajuan bangsa.

    Gubernur Lemhannas RI, dalam pidato penutupnya, menekankan esensi pembangunan nasional yang harus dijalankan secara terpadu, sinergis, dan berkelanjutan. Semua ini dalam bingkai besar cita-cita bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui implementasi Asta Cita sebagai arah strategis pembangunan.

    Beliau juga mengingatkan kembali arahan Presiden Prabowo Subianto yang menggarisbawahi peran vital para Ketua DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota sebagai patriot bangsa. Tugas mereka sangat krusial dalam mengawal pembangunan nasional di tengah kompleksitas tantangan geopolitik global.

    "Kita diingatkan bahwa patriotisme bukan hanya sekedar sebagai simbol dan slogan belaka, melainkan sikap kenegarawanan yang solid, berintegritas, dan mampu diwujudkan dalam setiap pengambilan keputusan yang berpihak kepada rakyat, " ujar Gubernur Lemhannas RI.

    Selama pelaksanaan KPPD, para peserta dibekali berbagai wawasan penting oleh narasumber terkemuka dari Lemhannas RI, para menteri, serta kepala lembaga negara. Harapannya, seluruh Ketua DPRD Indonesia dapat menginternalisasi komitmen yang kuat untuk menjadikan Asta Cita sebagai panduan nyata dan konkret dalam setiap perumusan kebijakan di daerah masing-masing.

    Dalam konteks ini, Ketua DPRD, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota, memegang peranan strategis sebagai garda terdepan. Mereka bertugas memastikan arah pembangunan nasional berjalan selaras dengan visi besar pemerintah pusat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Peran ini menempatkan DPRD sebagai simpul penghubung vital antara aspirasi rakyat dan kebijakan negara.

    Gubernur Lemhannas RI menegaskan bahwa fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan harus diimplementasikan secara adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Tujuannya adalah mentransformasi visi nasional menjadi perencanaan daerah yang konkret dan dapat diimplementasikan di lapangan.

    Mengutip kembali pesan Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan, "Walaupun kita berbeda, kalau sungguh ingin dikatakan wakil rakyat atau pemimpin rakyat, berarti satu, kita bekerja, kita berbuat untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat kita. Bukan untuk diri kita sendiri, bukan untuk keluarga kita, bukan untuk kerabat kita, dan bukan untuk marga kita."

    Solidaritas dan jejaring kepemimpinan yang terjalin selama KPPD diharapkan menjadi modal sosial yang tak ternilai harganya. Ini akan memperkuat kohesi sosial dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkeadilan sosial.

    "Mari tanggalkan sekat-sekat perbedaan, satukan langkah kita, dan bulatkan tekad kita. Jadilah patriot bangsa yang tidak hanya menjaga arah pembangunan, tetapi mengedepankan kepentingan bangsa sebagai cara pandang kita yang utama. Mari kita sama-sama wujudkan Asta Cita kita untuk mencapai cita-cita bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045, " seru Gubernur Lemhannas RI, mengajak seluruh peserta untuk bersatu padu.

    Di akhir acara, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan KPPD. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri RI, Gubernur Akademi Militer, Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran, serta unsur Forkopimda Kabupaten dan Kota Magelang. Penghargaan juga diberikan kepada Sekretaris Utama Lemhannas RI, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI, para pengajar, dan narasumber. Tak lupa, seluruh peserta KPPD Ketua DPRD Seluruh Indonesia turut menerima penghargaan atas partisipasi mereka. Gubernur berpesan agar ilmu yang didapat selama kursus dapat diimplementasikan dengan sebaik-baiknya.

    Turut hadir dalam upacara penutupan tersebut, Wakil Gubernur Akademi Militer Brigadir Jenderal TNI Pamungkas Agus, Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar., S.I.K., S.H., dan Kapolres Magelang Kota AKBP Defri Olfandi., S.E., S.I.K., M.M., M.I.K. (PERS)

    kppd lemhannas ri ketua dprd pembangunan nasional indonesia emas patriotisme
    Ibrahim

    Ibrahim

    Artikel Sebelumnya

    Wamenaker Afriansyah Noor: Tata Kelola Sehat...

    Artikel Berikutnya

    Wali Kota Palangka Raya Perkuat Kepemimpinan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    LBH Makassar Soroti Pendekatan Aparat dalam Land Clearing PSN PT IHIP di Lutim
    Bentrok Warnai Land Clearing PSN PT IHIP di Luwu Timur, Warga Tolak Penggusuran
    Aksi Humanis Polisi di Padang: Bhabinkamtibmas Bantu Dorong Mobil Mogok, Wujud Nyata Pengabdian Tanpa Pamrih
    Kodam Siliwangi Sambut Menwa Mahawarman, Sinergi Perkuat Pertahanan
    Panglima Kodam III/Siliwangi Terima Kunjungan  Menwa Mahawarman, Bahas Kolaborasi Pertahanan dan Bela Negara

    Ikuti Kami