Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah

    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah

    PARIS – Menghadapi gejolak harga yang kian meresahkan akibat konflik di Timur Tengah, pemerintah Prancis mengambil langkah sigap dengan meluncurkan paket bantuan darurat senilai 70 juta euro, setara dengan sekitar Rp1, 22 triliun. Langkah ini dirancang khusus untuk menopang sektor-sektor krusial yang paling merasakan imbasnya.

    Sektor transportasi, pertanian, dan perikanan menjadi garda terdepan yang akan menerima sokongan finansial ini. Pernyataan resmi pemerintah, yang dilansir oleh Anadolu pada Sabtu (28/3/2026), menekankan bahwa kebijakan ini adalah pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan memastikan roda ekonomi negara tetap berputar lancar.

    Khusus untuk perusahaan kecil dan menengah di sektor transportasi darat, alokasi sebesar 50 juta euro siap disalurkan. Skema bantuannya pun dirancang spesifik, yakni berupa pembayaran tetap sebesar 0, 20 euro per liter bahan bakar solar. Sementara itu, para petani akan mendapatkan kelegaan berupa pembebasan pajak solar selama satu bulan penuh. Sektor perikanan pun tidak ketinggalan, dengan alokasi 5 juta euro untuk meringankan beban biaya operasional, terutama biaya bahan bakar yang kini membengkak hingga 35 persen.

    Lebih jauh lagi, pemerintah Prancis telah menyiapkan “penyangga keuangan” yang solid. Ini mencakup penangguhan pembayaran berbagai kewajiban pajak dan iuran jaminan sosial tanpa dikenakan denda, serta penyediaan fasilitas pinjaman “Boost Fuels” hingga 50.000 euro bagi para pelaku usaha kecil.

    Semua kebijakan suportif ini akan berlaku mulai April 2026, memberikan waktu bagi sektor-sektor terdampak untuk beradaptasi dan bangkit kembali dari tekanan ekonomi yang ada. (PERS) 

    prancis bantuan ekonomi krisis energi geopolitik ekonomi global sektor vital
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!

    Artikel Berikutnya

    Podcast Lemhannas RI: Indonesia Hebat, Wajib...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pembangunan Jembatan Garuda Di Kedungkiri Terus Dikebut, Perkuat Akses Warga Trucuk–Bayat
    Kajati Jatim Apresiasi Pengelolaan Agroforestry dan Wisata Hutan di Bondowoso
    Rutan Balikpapan Terima Kunjungan Hakim WASMAT. Pengawasan Pelaksanaan Putusan Pengadilan Diperkuat Secara Langsung, Warga Binaan Aktif Ikuti Sesi Tanya Jawab dan Asesmen
    Perhutani, Pemdes dan LMDH Adakan Diskusi di Kepulauan Sepanjang
    Anggota OPM Kodap III/Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen Bakar Rumah Warga di Kampung Muara Distrik Pogoma, Tim Patroli Koops TNI Habema Amankan Lokasi

    Ikuti Kami