JAKARTA - Semangat baru menyelimuti dunia pendidikan di wilayah Tangerang Raya, Provinsi Banten. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti secara simbolis meresmikan sedikitnya 96 sekolah yang telah menjalani program revitalisasi satuan pendidikan periode 2025. Peresmian ini menjadi penanda komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas fasilitas belajar bagi ribuan siswa.
Program revitalisasi tahun 2025 mencakup pembangunan unit sekolah baru serta renovasi menyeluruh. Fokusnya adalah penambahan dan perbaikan fasilitas vital seperti toilet, ruang perpustakaan, laboratorium, dan berbagai sarana fisik pendukung lainnya. Hal ini sejalan dengan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan lingkungan belajar yang optimal.
“Sebagaimana arahan Bapak Presiden dan juga program prioritas hasil cepat Kabinet Merah Putih, kami membangun unit sekolah baru dan juga renovasi sekolah, menambah toilet, perpustakaan, laboratorium, dan berbagai sarana fisik yang lainnya untuk 16.171 satuan pendidikan dari total anggaran 16, 9 triliun rupiah, ” ujar Mendikdasmen Mu'ti dengan penuh optimisme saat acara berlangsung di SD Ruhama Labschool UHAMKA, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (14/01/2026).
Khusus untuk wilayah Tangerang Raya, yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang, total penerima manfaat program ini mencapai 96 sekolah. Rinciannya meliputi 3 PAUD, 23 SD, 13 SMP, 30 SMA, 21 SMK, 2 SLB, dan 4 pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). Ini adalah langkah besar untuk memastikan setiap jenjang pendidikan mendapatkan perhatian yang layak.
“Jumlah sekolah menerima revitalisasi secara keseluruhan sebanyak 96 sekolah, terdiri atas 3 PAUD, 23 SD, 13 SMP, 30 SMA, 21 SMK, 2 SLB, dan 4 KBM dengan total nilai bantuan sebesar Rp105 miliar, ” tambah Mu'ti, menegaskan besarnya investasi yang dikucurkan untuk wilayah ini.
Lebih luas lagi, Provinsi Banten secara keseluruhan menjadi saksi bisu peningkatan fasilitas pendidikan dengan 323 sekolah menjadi penerima manfaat program revitalisasi periode 2025. Angka ini mencakup 15 PAUD, 107 SD, 75 SMP, 52 SMA, 60 SMK, 8 SLB, 1 SKB, dan 5 PKBM. Ini menunjukkan komitmen pemerintah yang merata di seluruh penjuru provinsi.
Dalam upaya percepatan ini, Mendikdasmen Mu'ti menambahkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan total anggaran sebesar Rp380 miliar untuk program revitalisasi satuan pendidikan di seluruh wilayah Provinsi Banten pada tahun lalu. Angka ini mencerminkan keseriusan dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. (PERS)

Updates.