Garuda Indonesia Terima Suntikan Modal Rp30,5 Triliun dari Danantara

    Garuda Indonesia Terima Suntikan Modal Rp30,5 Triliun dari Danantara
    Garuda Indonesia

    JAKARTA - Kabar baik menghampiri PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi menggelontorkan dana segar senilai US$1, 84 miliar, atau setara dengan Rp30, 5 triliun, untuk memperkuat posisi keuangan maskapai pelat merah ini. Suntikan modal ini menjadi angin segar yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan operasional dan perbaikan fundamental perusahaan.

    Proses penyuntikan modal ini dilakukan melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), atau yang lebih dikenal dengan istilah private placement. Pelaksanaan strategi ini dipercayakan kepada anak usaha Danantara, yaitu PT Danantara Asset Manajement (DAM).

    "Pelaksanaan PMTHMETD oleh DAM sebagai pihak terafiliasi dilakukan dengan mempertimbangkan urgensi perbaikan posisi keuangan Perseroan secara menyeluruh, serta kebutuhan pendanaan yang mendesak untuk menjaga kelangsungan usaha dan operasional Perseroan dan entitas anak, " demikian penjelasan manajemen Garuda melalui dokumen keterbukaan informasi pada Selasa (7/10).

    Dana jumbo ini akan terbagi dalam dua skema. Pertama, sebesar US$1, 44 miliar atau Rp23, 9 triliun akan disetorkan secara tunai. Kedua, sebesar US$405 juta atau setara Rp6, 7 triliun akan berasal dari konversi surat utang perseroan (SHL) menjadi saham baru.

    Pihak Garuda menegaskan bahwa penambahan modal ini merupakan langkah krusial untuk memulihkan kesehatan keuangan perusahaan dan memperkuat fondasi agar lebih kokoh menghadapi tantangan di masa depan. Dengan adanya suntikan modal ini, harapan besar disematkan untuk kebangkitan industri penerbangan nasional.

    Sebelum eksekusi sepenuhnya, rencana penambahan modal melalui PMTHMETD ini wajib mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham. Oleh karena itu, Garuda Indonesia telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) khusus untuk membahas dan memutuskan hal ini.

    "RUPSLB direncanakan untuk dilaksanakan pada 12 November 2025 dan rincian mata acara sebagaimana uraian di bawah. RUPS untuk menyepakati hal-hal di atas harus dihadiri oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan pemegang saham lainnya yang mewakili kuorum tertentu sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan, " ungkap manajemen Garuda. (PERS)

    garuda indonesia danantara suntikan modal keuangan maskapai investasi penerbangan
    Danantara

    Danantara

    Artikel Sebelumnya

    Ali Muhtarom Akui Inisiator Vonis Lepas...

    Artikel Berikutnya

    Tiga Pimpinan DPRD Sumbar Diganjar Penjara...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ditlantas Polda Sumbar Edukasi Tertib Lalu Lintas di Sekolah, Gandeng MAN 2 Padang Lewat Halal Bihalal
    Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Rumah di Padang, Kerugian Korban Capai Rp18 Juta
    Polisi Dorong UMKM Naik Kelas, Bhabinkamtibmas Dampingi Budidaya Madu di Pariaman
    Agus, Sang Pejuang Dapur MBG: Merajut Asa Keluarga Lewat Keringat dan Tangguh
    Polisi Respons Cepat Laporan Pencurian di Limapuluh Kota, Pelaku Kabur Tinggalkan Barang Bukti

    Ikuti Kami