JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) IKAL-Lemhannas Tahun 2026 di Lemhannas RI, Jakarta, pada Sabtu (11/4/2026). Pembukaan ditandai dengan ketukan palu tiga kali oleh Ace selaku Ketua Dewan Pembina IKAL.
Dalam sambutannya, Ace mengajak IKAL Lemhannas menjaga kekompakan dan persatuan untuk mewujudkan kemandirian bangsa di tengah situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian. Ia melihat adanya berbagai dinamika global yang menuntut Indonesia untuk mampu berdiri di atas kaki sendiri.
“Berbagai dinamika yang terjadi, seperti konflik antar negara, perang dagang, serta perkembangan lingkungan strategis lainnya, seperti disrupsi teknologi dan perubahan iklim, menuntut kita untuk mampu berdiri di atas kaki sendiri atau Berdikari, ” ujar Gubernur Lemhannas RI.
Ace menegaskan perlunya kekompakan dalam mendukung Presiden Prabowo demi mewujudkan bangsa yang mandiri dalam berbagai aspek vital.
“Kita harus kompak mendukung Presiden Prabowo untuk menjadikan bangsa kita mampu menjaga dan mempertahankan kemandirian bangsa, baik ketahanan energi, ketahanan ekonomi, ketahanan pangan yang dijalankan dengan Sumber Daya Manusia yang unggul, ” kata Ace.
Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan bahwa Munaslub ini digelar untuk memulihkan marwah organisasi di tengah adanya perbedaan persepsi. Ia berharap forum ini dapat menjadi momentum yang tepat untuk memilih pemimpin IKAL yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
“Saya berharap kegiatan ini dapat mengembalikan marwah organisasi di tengah perbedaan persepsi yang ada. Mari kita jadikan Munas Luar Biasa ini menjadi sarana utama untuk memilih Ketua Umum IKAL selama 5 (lima) tahun ke depan yang mampu membawa organisasi IKAL ke arah yang lebih baik, ” imbau Ace.
Ace menekankan bahwa para alumni yang hadir bukan sekadar peserta, melainkan kader dan pemimpin nasional yang telah teruji di Lemhannas RI. Oleh karena itu, mereka diharapkan tampil sebagai negarawan sejati yang memperjuangkan tujuan negara (_national interest_), kemandirian bangsa, serta menjaga ketahanan nasional.
“Saudara-saudara sebagai pemimpin nasional diharapkan memiliki karakter negarawan, berintegritas, profesional, berpikir holistik, integral, dan komprehensif, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai perbedaan pandangan dan kepentingan yang ada, ” pesan Ace.
Ia juga berpesan agar Ketua Umum IKAL yang terpilih kelak adalah sosok yang mampu merangkul semua pihak, mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi, serta didukung penuh oleh para anggota.
Mengakhiri sambutannya, Ace mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjaga nama baik almamater, karena apapun hasil dari Munaslub ini akan berdampak langsung pada citra dan eksistensi Lemhannas RI.
“Mari kita jaga nama besar almamater karena apapun yang kita lakukan dan hasilkan melalui Munaslub ini, dapat berdampak pada eksistensi Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, ” tutup Ace.
Munaslub IKAL-Lemhannas Tahun 2026 ini menjadi langkah konsolidasi penting demi memperkuat soliditas dan kesinambungan organisasi ke depan, sekaligus merupakan respons atas mundurnya Ketua Umum IKAL-Lemhannas periode 2020–2025.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota Dewan Pembina IKAL Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, CES., DEA. dan Letjen TNI (Purn) Soekarto, Ketua Dewan Penasihat IKAL Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, S.IP.; Ketua Dewan Kehormatan IKAL Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H., S.IP., M.M.; Ketua Umum DPP IKAL periode 2020—2025 Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, M.Sc.; Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra S., M.Si.; Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D., IPU.; Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo; Prof. Dr. der.Soz. Gumilar R. Soemantri; Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono; serta seluruh anggota IKAL-Lemhannas. (PERS)

Updates.