Pencarian Korban Longsor Cibeunying Hari Ke-4: Bantuan Unit K-9 Percepat Penemuan Korban, Total 13 Orang Ditemukan

    Pencarian Korban Longsor Cibeunying Hari Ke-4: Bantuan Unit K-9 Percepat Penemuan Korban, Total 13 Orang Ditemukan

    Cilacap, 17 November 2025 – Proses operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, telah memasuki hari keempat. 

    Upaya pencarian hari ini mendapatkan dukungan signifikan dari Unit K-9 (anjing pelacak), yang berhasil mempercepat penemuan sejumlah korban di lokasi terdampak.

    Sejak pagi hari, tim gabungan SAR yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan, telah mengerahkan sembilan (9) ekor anjing pelacak dari berbagai instansi. Unit K-9 ini fokus menelusuri area yang tertimbun material lumpur tebal dan reruntuhan bangunan, yang menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.

    Berkat kemampuan penciuman Unit K-9, tim SAR berhasil mengidentifikasi dan menemukan tambahan:
    Dua (2) orang korban meninggal dunia yang teridentifikasi.
    Dua (2) bagian tubuh yang belum teridentifikasi.

    Dengan penemuan ini, total korban yang berhasil ditemukan hingga hari keempat operasi mencapai 13 orang.

    Meskipun demikian, Kepala Posko SAR Gabungan lapangan menyatakan bahwa tim masih berjuang di tengah kondisi medan yang sulit dan cuaca yang belum sepenuhnya stabil.

    "Kami bersyukur atas bantuan Unit K-9. Kehadiran mereka terbukti sangat krusial dan mempercepat proses di tengah medan yang berat. Meskipun demikian, kami masih terus berupaya keras karena sepuluh (10) korban lainnya masih dalam proses pencarian, " ujarnya.

    Operasi SAR akan terus dilakukan secara intensif dengan memprioritaskan keselamatan seluruh tim di lapangan serta memberikan harapan terbaik bagi keluarga korban yang menanti kabar dari sanak saudara mereka.

    cilacap
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Cindy Monica: Pengusaha Muda, Politisi NasDem,...

    Artikel Berikutnya

    Samuel Wattimena: Perancang Busana dan Politisi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Polres Malang Gencarkan Edukasi Cegah Bullying di Sekolah Lewat Program Presisi
    Haedar Nashir Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tak Relevan dengan Semangat Reformasi
    Penghargaan Bergengsi Sunrise of Java Award 2026 pada Perhutani Banyuwangi Barat
    Sidang Tipiring di Tasikmalaya Terapkan KUHP Nasional Baru, Tandai Babak Baru Penegakan Hukum Daerah
    Kapolres Tasikmalaya Kota Pimpin Sosialisasi Hukum dan Pemahaman UU RI No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP kepada Personel Tahun 2026

    Ikuti Kami