JAKARTA - Semangat kolaborasi dan sinergi digelorakan di lingkungan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) untuk menghadapi berbagai tantangan tugas di tahun 2026. Plt. Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI, Mayjen TNI Ipung Purwadi, M.M., membacakan amanat Gubernur Lemhannas RI dalam Upacara Bendera Bulan Januari pada Senin, 19 Januari 2026. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang erat dalam setiap pelaksanaan tugas, menjadikan upacara bulanan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komunikasi, merefleksi kinerja, dan menjembatani interaksi antara pimpinan dan seluruh personel.
“Saya mengajak seluruh personel Lemhannas RI untuk terus memperkuat kerja sama, sinergi, dan kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas, ” kata Mayjen TNI Ipung Purwadi, M.M., membacakan amanat Gubernur Lemhannas RI.
Dalam menghadapi dinamika terkini, seluruh jajaran Lemhannas RI dituntut untuk bekerja secara optimal. Upaya ini penting demi mewujudkan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang dikenal sebagai Asta Cita. Plt. Deputi Pengkajian Strategik menegaskan perlunya penjabaran arah kebijakan tersebut menjadi program kerja yang konkret dan terukur.
“Saya mengajak seluruh jajaran Lemhannas RI untuk segera menjabarkan arah kebijakan tersebut ke dalam program kerja yang konkret dan terukur, ” ucap Plt. Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI.
Salah satu program prioritas nasional yang mulai digalakkan adalah program Sekolah Rakyat. Pada 12 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto secara simbolis meresmikan 166 sekolah rakyat di seluruh Indonesia, berlokasi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Program ini merupakan langkah nyata untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pemerataan akses pendidikan, yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat kurang mampu agar mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak. Harapannya, program ini akan melahirkan generasi unggul secara akademik, berkarakter kuat, dan mampu menjadi agen perubahan.
Menyadari pentingnya program ini, Plt. Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI, mewakili Gubernur Lemhannas RI, mengajak seluruh personel dan peserta Lemhannas RI untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran dan manfaat optimal program Sekolah Rakyat bagi masyarakat dan bangsa.
Di sisi lain, dinamika kelembagaan pada tahun anggaran 2026 juga menjadi perhatian. Anggaran Lemhannas RI mengalami penyesuaian menjadi 212 miliar Rupiah, dialokasikan untuk program pembinaan ketahanan nasional dan dukungan manajemen. Peningkatan realisasi anggaran ini diharapkan berjalan dengan pengendalian dan pengawasan yang ketat agar sesuai rencana.
Bidang pendidikan pimpinan juga menunjukkan geliatnya. Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX telah dimulai sejak 13 Januari 2026 dan akan berlangsung selama lima setengah bulan. Menyusul, Program Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII dijadwalkan dimulai pada minggu ketiga Februari mendatang. Dukungan infrastruktur operasional dari unit kerja terkait sangat krusial untuk kelancaran kedua program ini.
Pada ranah pengkajian strategik, tahun 2026 akan menjadi tahun fokus bagi Lemhannas RI. Berbagai kajian strategis akan dilaksanakan, meliputi kajian jangka panjang nasional, kajian cepat dan urgensi, kajian risiko krisis, serta forum ilmiah nasional dan internasional. Tujuannya adalah memperkuat kapasitas pemerintah dalam menghadapi tantangan global dan memperkokoh ketahanan nasional.
Selain itu, pemantapan nilai-nilai kebangsaan akan menjadi prioritas melalui program Lemhannas Goes to Campus, yang bertujuan memperluas pemahaman nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Kegiatan pelatihan, kursus pemantapan pimpinan daerah, serta retret Ketua DPRD di Akademi Militer Magelang juga telah direncanakan.
Menyikapi berbagai program kerja ini, Plt. Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI kembali menegaskan ajakan Gubernur Lemhannas RI kepada seluruh elemen Lemhannas RI untuk menunjukkan komitmen, bersinergi, dan berkolaborasi demi kesuksesan setiap kegiatan. Ini adalah panggilan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian tujuan lembaga.
“Dengan komitmen yang kuat, mari kita tingkatkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian tujuan lembaga, ” pungkas Plt. Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI. (PERS)

Ibrahim