JAKARTA - Di tengah dinamika dunia yang kian kompleks, semangat pengabdian untuk memperkuat ketahanan nasional terus digaungkan. Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., secara pribadi mengungkapkan harapannya agar pengukuhan tanda alumni kehormatan ini dapat menjadi pemicu semangat juang bagi seluruh elemen bangsa.
"Saya berharap, pemberian tanda alumni kehormatan ini akan mampu mendorong dan memotivasi kita semua untuk terus berkarya dan berprestasi dalam pengembangan ketahanan nasional yang kita cintai bersama ini, " ujar beliau, Rabu (18/2/2026), dalam sebuah momen penuh makna.
Acara yang diselenggarakan di lingkungan Lemhannas RI ini menandai penghargaan atas kontribusi luar biasa yang telah diberikan. Gubernur Lemhannas RI secara langsung menyematkan tanda kehormatan tersebut kepada Wakil Gubernur Lemhannas RI, Laksda TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., serta Sekretaris Utama Lemhannas RI, Komjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si. Sebuah apresiasi yang tak ternilai bagi dua pilar penting di institusi ini.
Dalam pandangan Gubernur Ace Hasan Syadzily, ketahanan nasional bukan lagi sekadar aspek pertahanan, melainkan fondasi krusial bagi keberlangsungan bangsa di tengah persaingan global yang semakin ketat. Ia menekankan, "Dengan konstelasi geopolitik yang berkembang cepat saat ini, ketahanan nasional menjadi syarat mutlak bagi berdiri tegaknya bangsa ini di tengah persaingan yang luar biasa." Lebih jauh, ia menggambarkan ketahanan nasional sebagai kekuatan strategis yang lahir dari konvergensi seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, yang senantiasa perlu dikembangkan dan diangkat martabatnya.
Gubernur Ace Hasan Syadzily mengingatkan bahwa ketahanan nasional yang berakar pada empat konsensus dasar bangsa harus menjadi perekat utama persatuan dan kesatuan. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh hadirin untuk melihat ketahanan nasional lebih dari sekadar doktrin, melainkan sebagai pendekatan keilmuan dan cara pandang holistik yang merangkum ragam ilmu pengetahuan, yang semuanya berlandaskan nilai-nilai kebangsaan yang luhur.
"Terus kembangkan dan junjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, dan ketahanan nasional dalam setiap langkah pengabdian saudara kepada bangsa dan negara, " serunya, menginspirasi para penerima penghargaan dan seluruh tamu yang hadir.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi, dharma bhakti, dan sumbangsih pemikiran yang signifikan dari Wakil Gubernur dan Sekretaris Utama Lemhannas RI. Dedikasi mereka yang dilandasi integritas, loyalitas, dan komitmen teguh terhadap Lemhannas RI dan cita-cita ketahanan nasional menjadikan mereka layak menerima penyematan Tanda Alumni Kehormatan Lemhannas RI.
Gubernur Lemhannas RI juga menegaskan makna mendalam di balik penghargaan ini. "Pemberian tanda alumni kehormatan ini tidak hanya menjadi simbol atau kegiatan seremonial semata, akan tetapi juga menjadi pengingat bagi kita akan tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas diri, baik dalam menjalankan tugas maupun menjaga dan memelihara Lemhannas RI, " jelasnya.
Lebih dari itu, para penyandang pin alumni Lemhannas RI diharapkan dapat menjelma menjadi pemikir strategis, menjadi think tank bangsa yang senantiasa memberikan upaya terbaik bagi kemajuan tanah air dalam setiap penugasannya. Sebuah panggilan untuk terus berkontribusi aktif dan memberikan dampak positif yang luas.
Turut hadir dalam gelaran penting ini adalah perwakilan pengurus Ikatan Alumni Lemhannas RI (IKAL) serta pengurus Persatuan Istri Anggota (Perista) Lemhannas RI, menunjukkan dukungan kolektif terhadap visi ketahanan nasional yang diusung Lemhannas RI. Penyematan tanda kehormatan ini sendiri didasarkan pada Peraturan Gubernur Lemhannas RI Nomor 7 Tahun 2025, yang menegaskan komitmen Lemhannas RI dalam memberikan apresiasi kepada Warga Negara Indonesia yang telah memberikan dukungan substansial bagi pengembangan institusi dan program-programnya. (PERS)
|
Baca juga:
Indonesia Harusnya Jadi Poros Maritim Dunia
|

Ibrahim