JAKARTA - Di tengah kepedihan pasca-kebakaran yang meluluhlantakkan lapak dan rumah kontrakan di Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, ratusan warga menerima uluran tangan penuh harapan dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Bantuan yang diberikan tidak hanya mencakup kebutuhan pokok sehari-hari, tetapi juga modal usaha, sebagai langkah nyata untuk membantu mereka bangkit kembali dari keterpurukan.
“Dalam setiap bencana, yang paling penting adalah memastikan warga tidak kehilangan harapan dan dukungan. Kami hadir untuk saling menguatkan. Inilah semangat kemanusiaan, ” ujar Zulkifli Hasan dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (12/10/2025).
Menko Pangan menekankan betapa krusialnya solidaritas kemanusiaan dalam situasi tanggap darurat seperti yang dialami warga Pengadegan. Ia melihat langsung bagaimana semangat anak-anak pengungsi yang mencoba bangkit melalui kegiatan mewarnai, sebuah upaya yang diapresiasinya sebagai bagian dari pemulihan trauma.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada 10 Oktober lalu, meninggalkan duka mendalam bagi sekitar 88 kepala keluarga (KK). Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan 16 unit mobil pemadam kebakaran beserta 45 personel untuk menjinakkan si jago merah. Dugaan awal, korsleting listrik menjadi penyebab utama tragedi ini.
Menyaksikan langsung dampak kebakaran yang begitu besar, Bapak Zulkifli Hasan merasa terpanggil untuk hadir memberikan dukungan moril dan materil. Ia meyakini, dengan bantuan yang tepat dan semangat kebersamaan, para korban kebakaran Pengadegan akan mampu menata kembali hidup mereka menjadi lebih baik. (PERS)

Updates.